PJAP Mitra Resmi DJP

Cara Buat NPWP Online Pribadi untuk Kamu yang Mau Melamar Kerja!

Melamar kerja kini tidak hanya mengandalkan CV dan portofolio, tetapi juga memerlukan dokumen resmi seperti NPWP Pribadi agar proses administrasi perusahaan berjalan lancar. Banyak perusahaan menanyakannya sejak awal, sehingga memahami proses buat NPWP pribadi secara online serta syarat yang harus dipenuhi menjadi langkah penting sebelum mengikuti rekrutmen.

NPWP juga memiliki fungsi jangka panjang ketika kamu mulai menerima gaji, karena penghasilan yang diterima setiap pekerja akan dikenai pajak sesuai ketentuan. Dengan menyiapkan dokumen ini sejak awal, proses kerja dan pemenuhan kewajiban perpajakanmu akan lebih tertata.

Penghasilan yang Menjadi Objek Pajak Pribadi

NPWP Pribadi adalah nomor identitas resmi yang digunakan untuk mencatat kewajiban perpajakan seseorang, termasuk pemotongan pajak atas penghasilan hingga pelaporan SPT Tahunan. Dokumen ini memastikan setiap penerimaan penghasilan tercatat dengan benar dalam sistem perpajakan.

Setiap penghasilan yang menambah kemampuan ekonomis seseorang termasuk objek Pajak Penghasilan, yaitu tambahan yang dapat digunakan untuk konsumsi atau meningkatkan kekayaan pribadi. Penghasilan ini dapat berasal dari dalam maupun luar negeri dan menjadi dasar penghitungan pajak ketika seseorang mulai bekerja.

Meski demikian, beberapa jenis penerimaan tidak dianggap sebagai objek pajak, seperti bantuan atau sumbangan tertentu, hibah yang memenuhi syarat, warisan, serta imbalan dalam bentuk natura pada kondisi tertentu. Pengecualian ini membantu menentukan jenis penghasilan apa saja yang tidak akan dihitung dalam kewajiban perpajakan.

Cara Menentukan Penghasilan Kena Pajak (PKP)

Penghasilan Kena Pajak dihitung melalui beberapa tahap agar perusahaan dapat menentukan berapa besar potongan pajak yang tepat untuk setiap pegawai. Perhitungan ini memperhatikan penghasilan setahun, pengecualian tertentu, serta batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang berlaku.

Tahapan menghitung PKP adalah sebagai berikut:

  • Menjumlahkan seluruh penghasilan dalam satu tahun pajak, kecuali penghasilan yang bukan objek pajak dan yang telah dikenai pajak final.
  • Mengurangi penghasilan neto dengan PTKP sesuai status wajib pajak.
  • Dasar PTKP:
    • Rp54.000.000 untuk wajib pajak orang pribadi
    • Tambahan Rp4.500.000 untuk wajib pajak yang menikah
    • Tambahan Rp4.500.000 per tanggungan maksimal tiga orang

Tarif Pajak untuk Wajib Pajak Pribadi

Tarif pajak menggunakan sistem progresif yang membedakan besaran pajak berdasarkan lapisan penghasilan. Semakin tinggi penghasilan tahunan, semakin tinggi tarif yang dikenakan sesuai ketentuan perpajakan.

Tarif PPh Orang Pribadi adalah sebagai berikut:

  • Sampai Rp60.000.000 → tarif 5%
  • Rp60.000.000 – Rp250.000.000 → tarif 15%
  • Rp250.000.000 – Rp500.000.000 → tarif 25%
  • Rp500.000.000 – Rp5.000.000.000 → tarif 30%
  • Di atas Rp5.000.000.000 → tarif 35%

Cara Buat NPWP Pribadi Online

Pendaftaran NPWP Pribadi kini lebih sederhana karena dapat dilakukan sepenuhnya secara online melalui platform Coretax DJP. Sistem ini memungkinkan pelamar kerja menyiapkan dokumen pajak tanpa perlu datang ke kantor pajak.

Syarat Dokumen

  • E-KTP
  • Nomor KK
  • Email aktif
  • Nomor HP
  • Paspor + KITAS/KITAP (WNA)

Langkah-langkah Pendaftaran

  1. Masuk ke coretaxdjp.pajak.go.id, pilih “Daftar di sini”, lalu pilih kategori Perorangan. Sistem kemudian menampilkan formulir yang harus diisi sesuai petunjuk.
  2. Pilih opsi bahwa kamu memiliki NIK agar sistem bisa mengecek kesesuaian data dengan Dukcapil. Proses pengecekan ini memastikan bahwa identitasmu tervalidasi sebelum melanjutkan pendaftaran.
  3. Pilih jenis registrasi dan gunakan opsi Aktivasi NIK, sehingga NIK otomatis menjadi NPWP. Pilihan ini mempercepat proses pendaftaran karena tidak memerlukan dokumen tambahan terkait NPWP lama.
  4. Isi data pribadi sesuai KTP dan KK, termasuk nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, dan status perkawinan. Ketelitian dalam mengisi data penting agar pendaftaran tidak tertunda akibat ketidaksesuaian informasi.
  5. Masukkan email dan nomor HP untuk menerima kode OTP sebagai verifikasi akun. Langkah ini memastikan bahwa akses ke akun Coretax benar-benar milikmu.
  6. Unggah dokumen pendukung seperti KTP untuk WNI atau paspor dan KITAS/KITAP untuk WNA. Dokumen yang jelas dan terbaca akan mempercepat proses persetujuan dari sistem.
  7. Periksa kembali seluruh data sebelum mengirim permohonan pendaftaran. Kesalahan kecil dapat membuat proses verifikasi membutuhkan waktu lebih lama.
  8. Setelah verifikasi selesai, NPWP akan muncul di akun Coretax dan dapat langsung digunakan untuk kebutuhan lamaran kerja. Nomor ini tetap dapat diakses kembali kapan pun jika dibutuhkan.

Memiliki NPWP sejak awal membantu proses administrasi kerja berjalan lebih lancar. Dengan menyiapkan dokumen ini lebih dulu, langkahmu memasuki dunia kerja menjadi jauh lebih mudah.