Skip to content

Cara Cek NTPN Pajak dengan Mudah

Sesuai dengan  Pasal 1 Nomor 2 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 1983 Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), Wajib Pajak adalah orang pribadi atau badan, meliputi pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak. Mempunyai hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Setiap wajib pajak yang melakukan pembayaran pajak akan mendapatkan kode NTPN. Biasanya tercantum pada Bukti Penerimaan Surat dan Bukti Penerimaan Negara (BPN). Jika hal ini tidak jelas atau tidak valid, maka Anda harus cek NTPN pajak. Caranya adalah seperti yang ada di bawah ini.


Cek NTPN Pajak Anda

NTPN akan terdiri dari 16 deret gabungan antara angka dan huruf. Bukti NTPN yang tercantum pada lembar Surat Setoran Pajak (SSP) akan didapatkan ketika sudah membayar kewajiban sebagai wajib pajak.

16 digit ini akan berfungsi sebagai alat bukti untuk memvalidasi transaksi perpajakan yang sudah lakukan. Petugas pajak akan mengecek nomor NTPN pada lembar Surat Setoran Pajak (SSP), Surat Setoran Elektronik, BPN, ataupun dokumen lainnya yang memiliki kedudukan setara dan dianggap sah oleh petugas. Hal ini juga menjadi syarat yang harus dipastikan ada setiap pelaporan yang dilakukan.

Salah satu hal yang harus diwaspadai adalah ketika nomor ini tidak tercetak atau tidak jelas kelihatan pada bukti pembayaran. Jika hal ini terjadi, maka Anda harus melakukan pengecekan melalui situs resmi DJP. Ini juga membantu dalam memastikan apakah NTPN yang didapatkan valid atau tidak.


Baca juga: Cara Menggunakan DJP Online untuk Cek NPWP


Cek NTPN Melalui Situs Resmi DJP

DJP online menyediakan semua fungsi dalam pengecekan transaksi dan nomor transaksi. Berikut langkah-langkah mengecek NTPN melalui DJP Online:

  1. Cek pembayaran yang telah Anda lakukan melalui ID Billing, kemudian, copy ID Billing tersebut.
  2. Akses situs milik DJP online di https://www.pajak.go.id/. 
  3. Masukkan NPWP serta kata sandi yang sudah dibuat. 
  4. Pilih Layanan, kemudian klik menu ‘Rumah Konfirmasi Dokumen.’ 
  5. Klik pada bagian Konfirmasi NTPN kemudian pilih berdasarkan Kode Billing.
  6. Masukkan ID Billing yang sebelumnya sudah disalin pada field kata kunci. Isi captcha dan klik cari. 
  7. Jika data pembayaran valid, data SSP yang berisi NTPN, kode jenis pajak, kode billing, atau data-data lain akan ditampilkan.

Cara Buat e-Billing di Ayo! Pajak

Dalam melakukan pembayaran pajak, kini akan membutuhkan yang namanya e-Billing. Untuk membuatnya, Anda bisa mengikuti langkah berikut ini:

  1. Daftar Akun Baru melalui Ayo! Pajak.
  2. Masukkan alamat email dan buat kata sandi yang merupakan gabungan dari angka dan huruf, sebanyak minimal delapan karakter sampai dengan seratus karakter.
  3. Klik ‘Daftar’.
  4. Akan muncul ‘Akun Berhasil Terdaftar’. Cek email Anda untuk melakukan verifikasi. Ingat, link yang disediakan untuk konfirmasi akun hanya berlaku selama 24 jam sejak pendaftaran. Jadi, pastikan segera mengecek dan mengkonfirmasinya. 
  5. Kalau sudah klik link tautan, akan muncul notifikasi ‘Konfirmasi Email Berhasil’.
  6. Kembali ke menu login Ayo! Pajak di awal. Login dengan email dan password yang tadi sudah didaftarkan. Klik ‘Masuk’.
  7. Isi formulir ‘Profil Wajib Pajak’ pada laman Ayo! Pajak. Data ini harus diisi sesuai dengan informasi yang benar. Kalau sudah, klik ‘Simpan’. 
  8. Apabila sudah berhasil membuat akun dan mengisi profil Anda, maka selanjutnya bisa meneruskan ke cara membuat E-Billing. Berikut langkah-langkahnya.

Baca juga: Cara Pengisian e-SPT PPh 21


Dari menu ‘E-Billing’ Ayo! Pajak, klik ‘Buat Kode Billing’. Maka menu ‘Billing Baru’ akan muncul untuk diisi. Data yang harus Anda masukkan dalam formulir ini adalah:

  • NPWP
  • Nama penyetor
  • Alamat penyetor
  • Jenis pajak
  • Jenis setoran
  • Masa pajak
  • Nomor objek pajak
  • Nomor ketetapan/SK
  • Jumlah setor
  • Uraian

Setelah mengisi seluruh data, klik ‘Simpan’. Kode billing pun sudah selesai dibuat. Gunakan kode billing untuk membayar pajak ke rekening Kas Negara melalui ATM, internet banking, mesin EDC, mobile banking, dan loket bank atau pos persepsi. 


Baca juga: Cara Cetak Ulang Kode Billing Pajak Biar Tidak Bingung


Nah itulah dia cara mengecek NTPN milik Anda. Seperti yang disebutkan di atas,  gunakan e-Biling Pajak Online dari Ayo! Pajak yang merupakan PJAP resmi dan diawasi langsung oleh DJP. Lapor pajak tidak perlu repot lagi. Yuk kunjungi website kami sekarang juga.

Related Post

Buat SPT Pribadi

NPWP

Nama Wajib Pajak

49.796.593.9-404.000

NOVIKO JOENG

Tips & Trik Pengisian SPT

  • Persiapkan waktu secukupnya
  • Persiapkan data-data identitas, penghasilan, harta & uang
  • Lakukan pengisian SPT dimulai dari Form lampiran terlebih dulu
  • Cross check Daftar Harta & Utang di SPH (khusus peserta Tax Amnesti)
  • Jangan lupa membubuhkan tanda tangan (jika melaporkan SPT secara manual / bukan e-filing), karena jika tidak SPT yang anda laporkan dianggap tidak sah
  • Estimasikan biaya hidup
  • Mulai peduli dengan inventaris dokumen-dokumen (Bukti Potong, Bukti Lapor, Sertifikat, dll)
  • Mulai peduli dengan legalitas identitas (Status WP, jenis usaha, dokumen persyaratan)
  • Mulai peduli dengan pencatatan/pembukuan